Tempat Wisata Dekat Malioboro

Dari seluruh destinasi wisata yang ada di Jogja, Jalan Malioboro merupakan salah satu spot yang wajib kamu kunjungi. Daerah Malioboro tidak hanya terkenal dengan deretan toko oleh-oleh dan Pasar Beringharjo, namun juga lokasi wisata terdekatnya. Berikut adalah tempat wisata Jogja yang dekat dengan Malioboro.

Spot Wisata Dekat Malioboro yang Bisa Kamu Kunjungi

Alun-alun Kidul

Alun-Alun Kidul

Alun-Alun Kidul merupakan salah satu spot yang wajib masuk dalam check list wisata kamu.

Berjarak hanya sekitar 3 km alias 10 menit dari Malioboro, kamu bisa menikmati berbagai jajanan kaki lima serta menaiki sepeda hias yang memiliki desain unik.

Merupakan spot wisata Jogja malam hari yang dekat dengan Malioboro, Alun-Alun Kidul terlihat spesial oleh gemerlap lampu warna-warni yang berasal dari sepeda hias.

Ada juga tantangan yang bisa kamu ikuti. Konon, siapapun yang berhasil lewat di antara kedua pohon beringin dengan mata tertutup, cita-citanya akan mudah tercapai.

Titik Nol Kilometer

Titik Nol Kilometer

Satu lagi wisata malam Jogja di sekitar Malioboro yang harus kamu datangi. Titik Nol Kilometer merupakan titik awal penentuan jarak di Jogja maupun daerah sekitarnya. Jaraknya hanya 2,5 km dari Malioboro.

Titik Nol Kilometer merupakan area bersejarah yang penuh oleh bangunan kuno peninggalan Belanda jaman dulu, yang kini kerap dipadati pengunjung yang menggunakan jasa biro wisata lokal dengan mengambil paket wisata jogja.

Maka dari itu, jangan heran bila kamu melihat banyak penjaja makanan kaki lima, serta muda-mudi yang hanya sekedar nongkrong, makan, atau bermain musik.

Situs Warungboto

Situs Warungboto

Salah satu spot wisata Jogja terbaru yang paling hits di dekat Malioboro adalah Situs Warungboto. Jaraknya hanya 5 km saja, atau 13 menit jalan kaki dari Malioboro.

Situs yang tadinya bernama Pesanggrahan Rejowinangun ini dulunya merupakan pemandian pada masa kesultanan Hamengkubuwono I dan II.

Situs yang selesai melalui renovasi pada tahun 2017 ini belum memungut biaya masuk. Spot ini cocok sekali untuk foto instagramable-mu.

Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg

Tempat wisata dekat Malioboro apa yang bisa kamu capai dengan jalan kaki? Benteng Vredeburg jawabannya.

Hanya dengan jalan kaki selama 5 menit atau sejauh 1,3 km dari Malioboro, kamu sudah bisa mengunjungi benteng tua ini.

Meski sudah berumur, bangunan Benteng Vredeburg ini sudah melalui renovasi sehingga bisa berguna sebagai museum sekaligus tempat wisata bagi pengunjung.

Di dalam Museum Benteng Vredeburg terdapat koleksi benda yang menunjukkan perjalanan bangsa Indonesia hingga meraih kemerdekaan

Untuk memasuki Museum Benteng Vredeburg, kamu hanya perlu merogoh kocek Rp3.000 untuk orang dewasa, dan Rp2.000 untuk anak-anak. Jam buka museum Benteng Vredeburg adalah jam 09.00 – 15.00.

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo

Pasar Beringharjo merupakan pasar yang sudah berdiri sejak 1758, dan merupakan salah satu pusat wisata kuliner Jogja yang ada di dekat Malioboro. Jaraknya hanya 700 m saja.

Maka dari itu, tidak heran di bagian depan maupun di dalam pasar terdapat banyak penjaja berbagai makanan yang menggiurkan.

Di pagi dan siang hari, kamu akan menemukan menu sarapan dan panganan pasar khas Jogja seperti gudeg dan lumpia. Sementara itu, di malam hari, kamu akan menemukan berbagai makanan berat seperti angkringan dan martabak.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menemukan oleh-oleh dengan harga terjangkau, baik berupa kain dan baju batik, barang-barang antik, hingga kaset dan piringan hitam kuno.

Pasar Beringharjo buka hingga jam 17.00. Namun, tentu saja keramaian di Jalan Malioboro tidak berakhir sampai di situ.

Taman Sari Water Castle

Taman Sari Water Castle

Tidak sedikit bangunan milik kesultanan yang menjadi destinasi wisata. Salah satunya adalah Taman Sari atau Jogja Water Castle.

Berlokasi sekitar 15 menit atau 3,7 km dari Malioboro, keistimewaan Taman Sari terletak pada desain arsitekturnya yang unik dan terbuka. Wajar saja, karena dulunya Taman Sari juga berfungsi sebagai benteng pertahanan kala perang.

Di Taman Sari banyak spot untuk berfoto dengan latar belakang yang menawan. Gunakanlah pakaian berwarna cerah agar fotomu semakin menarik.

Harga tiket masuk ke Taman Sari adalah Rp5.000 untuk pengunjung lokal dan Rp7.000 untuk pengunjung luar negeri. Jika kamu membawa kamera, kamu juga perlu membayar retribusi sebesar Rp2.000 per kamera.

Museum Kereta Keraton

Museum Kereta Keraton

Sebagai wisatawan, belum afdol rasanya bila berkunjung ke Jogja tanpa mengunjungi Keraton Yogyakarta. Namun, tahukah kamu, bahwa di depan Keraton Yogyakarta juga ada Museum Kereta Keraton yang wajib kamu kunjungi?

Berjarak hanya 2 km dari Malioboro, Museum Kereta Keraton menampilkan koleksi kereta kuda yang kerap muncul dalam acara-acara Keraton Yogyakarta. Meski begitu, ada sebagian kereta kuda yang sudah tidak digunakan lagi lantaran usianya yang sudah tua.

Kereta kuda di Museum Kereta Keraton memiliki berbagai jenis dan fungsi. Ada kereta dengan atap terbuka, atap tertutup, beroda empat dan beroda dua.

Tidak hanya itu, ada pula kereta keramat yang kerap menjalani proses ‘pemandian’ saat bulan Suro, ada kereta khusus untuk membawa peti jenazah, serta ada kereta yang konon berhiaskan emas seberat 20 kg.

Untuk mengunjungi museum ini, kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp5.000, dengan biaya tambahan Rp1.000 bila kamu membawa kamera. Di museum ini, kamu akan langsung dipandu langsung oleh abdi dalem yang sangat ramah. Menarik sekali, kan?

Museum Affandi

Museum Affandi

Jika kamu atau keluargamu merupakan pecinta karya seni, Museum Affandi adalah salah satu opsi wisata yang bisa kamu kunjungi bersama. Jaraknya dari Malioboro hanya 4,3 km saja atau setara berkendara 10 menit.

Seperti namanya, di museum ini kamu bisa melihat hasil goresan kuas sang maestro yang terkenal hingga seluruh dunia ini.

Museum Affandi terbagi atas empat galeri, dan masing-masing galeri memiliki konsep yang berbeda-beda.

Di Galeri I, kamu bisa menikmati lukisan Affandi sembari melihat barang-barang peninggalan beliau yang masih tetap terawat, seperti kliping, cerutu, hingga satu unit mobil.

Kamu akan melihat lukisan karya pelukis pesohor lainnya di Galeri II, seperti Basuki Abdullah dan Hendra Gunawan. Selain itu, ada pula makam Affandi dan istrinya, yang diletakkan berdampingan.

Sementara itu, Galeri III berisikan hasil torehan tinta dari keluarga Affandi. Pengelola museum pun memanfaatkan galeri ini sebagai tempat pengunjung anak-anak untuk belajar melukis.

Terakhir, di galeri IV, kamu bisa menikmati hasil lukisan dari Didit, yang tak lain adalah cucu dari sang pelukis Affandi sendiri.

Harga tiket masuk ke Museum Affandi adalah Rp20.000 untuk wisatawan lokal dan Rp50.000 untuk wisatawan asing. Selain itu, ada juga biaya untuk kamera digital seharga Rp20.000 dan Rp50.000 untuk kamera handphone. Melihat banyaknya tempat wisata yang bisa kamu kunjungi di dekat Malioboro, tidak heran bila kawasan ini menjadi kawasan yang sangat ramai dan strategis. Tentunya kamu tidak akan bosan mengeksplor daerah ini. Jadi, tempat wisata apa saja yang ingin kamu sambangi?