Cara Memanaskan Mesin Mobil

Membeli kendaraan tidak hanya sebatas bisa mengendarai saja. Namun juga harus sanggup untuk merawatnya. Perawatan mobil yang harus Anda lakukan tidak hanya satu macam saja. Melainkan ada beberapa sekaligus. Salah satunya ialah memastikan kondisi mesin tetap baik. Namun cara memanaskan mesin mobil juga tidak bisa dilakukan secara sembarang.

Butuh langkah-langkah yang pasti dan benar agar mesin mobil Anda tidak mudah rusak dan berkarat. Seperti yang Anda tahu bahwa mobil sekarang ini tidak hanya dibuat menggunakan transmisi manual https://spakijogja.com saja melainkan ada pula yang matic. Layaknya sepeda dalam proses memanasi mesinnya keduanya menggunakan cara yang berbeda pula.

Cara Memanaskan Mobil Manual

Meskipun sudah ada mobil matic namun keberadaan mobil bertransmisi manual masih tetap beredar luas di kalangan masyarakat. Agar mesin kendaraan tetap stabil dan tidak mudah rusak maka Anda perlu melakukan cara memanaskan mesin mobil yang benar. Dalam hal ini ada satu hal yang wajib Anda perhatikan yakni posisi transmisi.

Pastikan ketika Anda memanasi mobil posisi transmisi berada dalam kondisi netral atau N. Posisi ini digunakan untuk mencegah kendaraan melaju ke depan saat dipanaskan. Selain itu pastikan jangan pernah memainkan pedal gas agar stasioner mesin tidak mati.

Cara Memanaskan Mobil Matic

Sebelumnya mobil manual saat ini memang masih banyak dipilih oleh orang. Akan tetapi mobil dengan transmisi matic lebih banyak digunakan karena pengoperasiannya dinilai lebih mudah. Dengan kendaraan ini Anda tidak perlu melakukan tuas kopling saat mengemudi. Sehingga keseimbangan pun bisa lebih terjaga.

Namun cara memanaskan mesin mobil matic tidak bisa dilakukan dengan cara yang sama dengan kendaraan manual. Pasalnya ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Mobil matic mempunyai tuas transmisi yang berbeda yakni D, N, dan P. Masing-masing memiliki fungsi yang tidak sama. Sehingga ketika Anda menyalakan mesin mobil maka pastikan transmisi berada di posisi P atau Parking. Transmisi ini merupakan posisi diam alias tidak bergerak. Tujuannya adalah mengatur posisi mobil agar tetap diam dan tidak bergerak ketika mesin dinyalakan. Adanya pengunci pada posisi transmisi P ini akan membuat mesin mendapatkan cengkraman sehingga ada penahan.

Cara memanaskan mesin mobil yang kedua ialah arahkan tuas ke posisi N untuk memanaskan mesin kendaraan. Namun jangan lupa untuk menarik tuas rem kanan agar mobil tidak bergerak. Apabila lupa dan Anda tengah sibuk memainkan pedal gas untuk memanaskan mesin maka dampaknya bisa berbahaya.

Biarkan mobil dalam posisi idle yakni tidak memainkan pedal gas. Pasalnya tujuan Anda memanaskan kendaraan adalah mengisi kembali aki yang sempat berkurang karena pemakaian sehari-hari. Jadi pastikan agar tetap mempertahankan posisi mobil demi keamanan dan kenyamanan Anda.

Tips Memanaskan Mobil Matic dan Manual

Setelah mengetahui informasi tentang cara memanaskan mesin mobil Anda juga wajib mengetahui 4 tips pentingnya. Adapun berikut ini penjelasannya.

Harap Matikan AC Mobil

Mobil manual maupun matic pasti memiliki komponen AC di dalamnya. Namun ketika Anda mencoba cara memanaskan mesin mobil akan lebih baik jika AC tersebut dinonaktifkan alias matikan. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi beban kinerja mesin pada kendaraan.

Atur Durasi

Memanaskan mobil memang sangat dibutuhkan untuk menjaga performa dan kualitas mesin. Akan tetapi jangan sampai melakukannya dalam durasi waktu yang sangat lama. Jangan pula terlalu sebentar agar hasilnya maksimal. Silahkan sedari awal atur durasi se ideal mungkin.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan? Jawabannya tergantung dari jenis teknologi mesin yang dimiliki oleh kendaraan. Apabila mobil Anda sudah menggunakan mesin injeksi maka jangan terlalu lama. Kurang dari 5 menit saja sudah lebih dari cukup. Apabila Anda terlalu memaksakan maka komponen mesin bisa sangat panas dan boros bahan bakar.

Panaskan Di Ruangan Yang Terbuka

Tips terakhir saat memanaskan mobil adalah silahkan lakukan di ruangan yang terbuka. Tujuannya adalah supaya mesin bisa mendapatkan asupan udara lebih banyak. Selain itu hasil buangan gas saat memanasi mobil bisa langsung keluar dan terbuang di tempat terbuka.

Apabila Anda memanasi mobil di ruangan tertutup maka buangan gas akan berlebur menjadi satu dan tidak mudah hilang. Hal ini tentu saja membahayakan diri Anda karena sirkulasi udara yang dihirup kurang baik untuk kesehatan.

Jangan Memainkan Pedal Gas

Tips keempat yang dapat Anda lakukan saat mencoba cara memanaskan mesin mobil matic ataupun manual adalah jangan sekalipun memainkan pedal gas. Cukup posisikan mobil pada kondisi idle agar proses pelumasan mesin bisa berjalan dengan baik. Resiko terlalu besar jika Anda sampai lupa menarik tuas rem.

Bisa-bisa mobil melaju kencang karena Anda memainkan pedal gas saat memanasi kendaraan. Untuk mencegah hal buruk terjadi Anda bisa mematuhi tips ini.